Dokumentasi
Setup sekali, AI assistant Anda otomatis mengerti aturan arsitektur tim Anda.
Bagaimana MANTRA Bekerja
MANTRA adalah memori konstitusi untuk AI assistant Anda. Setelah terhubung, AI assistant akan otomatis mengerti aturan arsitektur, standar coding, dan keputusan teknis tim Anda — tanpa Anda perlu menjelaskan ulang setiap sesi.
Tanpa MANTRA
AI assistant mulai dari nol setiap sesi. Tidak tahu aturan tim Anda. Bisa menyarankan hal yang bertentangan dengan keputusan yang sudah dibuat.
Dengan MANTRA
AI assistant langsung tahu semua keputusan arsitektur, constraints, dan standar tim Anda. Otomatis menyesuaikan saran dengan aturan yang berlaku.
Anda tidak perlu menghafal nama tool
AI assistant (Claude Code, Cursor, Windsurf) secara otomatis mengerti kapan harus menggunakan 40+ MCP tools MANTRA. Saat Anda bertanya "bagaimana authentication di project ini?", AI akan otomatis mengambil keputusan yang relevan. Saat Anda menulis kode, AI akan otomatis memeriksa apakah kode tersebut sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. Anda cukup bekerja seperti biasa — MANTRA bekerja di belakang layar.
1. Hubungkan MANTRA ke AI Assistant Anda
Tambahkan konfigurasi ini ke AI assistant Anda. Setelah ini, AI otomatis punya akses ke seluruh keputusan arsitektur tim Anda.
{
"mcpServers": {
"mantra": {
"command": "npx",
"args": ["-y", "@anthropic/mantra-mcp-server"],
"env": {
"MANTRA_API_URL": "https://api-mantra.arsaka.io",
"MANTRA_API_KEY": "your-api-key-here"
}
}
}
}Cara mendapatkan API key: Login ke dashboard MANTRA → Settings → API Keys → Create New Key.
2. Tuliskan Keputusan Arsitektur Anda
Ini adalah inti MANTRA: catat aturan dan keputusan teknis tim Anda. Bisa lewat dashboard web, atau langsung minta AI assistant untuk membuatkannya.
Contoh percakapan dengan AI assistant:
AI otomatis menggunakan mantra_create_decision
mantra_create_decision({
domain: "ARCH",
aspect: "A06",
statement: "Use PostgreSQL with RLS for multi-tenant data isolation",
rationale: "RLS provides row-level security without app-level filtering",
scope_path: "backend/*",
blast_radius: "high",
constraints: [
"All tables MUST have tenant_id column",
"RLS policies MUST be enabled on every tenant table"
]
})4 Domain Keputusan
INT— Visi, tujuan, dan arah strategisARCH— Struktur teknis dan patternsCTL— Standar dan kebijakanEVO— Migrasi dan evolusi sistem
Kode Keputusan
Setiap keputusan mendapat kode unik:
Domain — Aspect — Sequence — Version
3. Setiap Keputusan Divalidasi 3 Tahap
Proses ini otomatis — Anda hanya perlu approve di tahap terakhir.
Schema Validation
OTOMATISSistem otomatis memastikan format benar: field lengkap, domain valid, constraints terstruktur. Jika gagal, keputusan ditolak otomatis.
AI Quality Check
OTOMATISAI mengecek duplikasi, konflik dengan keputusan lain, dan kualitas penulisan. Hasilnya berupa saran perbaikan, bukan penolakan.
Human Approval
ANDA YANG APPROVEAnda (atau anggota tim yang ditunjuk) mereview dan menyetujui. AI tidak bisa approve — ini prinsip fundamental MANTRA. Keputusan arsitektur harus selalu dari manusia.
4. AI Assistant Otomatis Bekerja untuk Anda
Setelah keputusan tercatat, Anda tidak perlu melakukan apa-apa. AI assistant otomatis menggunakan MANTRA saat Anda bekerja.
Otomatis mengambil keputusan yang relevan
Saat Anda bertanya tentang suatu topik, AI otomatis mencari dan menampilkan keputusan arsitektur yang berlaku.
Anda: "Bagaimana cara implement authentication di service baru?"
AI: Otomatis mengambil keputusan ARCH-A08-001 tentang JWT + RLS, lalu menjawab sesuai aturan yang sudah ditetapkan.
Otomatis memeriksa kepatuhan kode
Saat AI menulis atau mereview kode, ia otomatis memeriksa apakah kode tersebut sesuai dengan constraints yang sudah dicatat.
Anda: "Review PR ini sebelum merge."
AI: Otomatis menjalankan review dari 3 perspektif (security, architecture, compliance) terhadap semua keputusan yang berlaku.
Otomatis memperingatkan jika ada konflik
Jika Anda merencanakan sesuatu yang bertentangan dengan keputusan existing, AI langsung memberitahu.
Anda: "Ganti semua API ke GraphQL."
AI: Otomatis mendeteksi konflik dengan keputusan ARCH-A07-002 yang menetapkan REST-only policy, dan menjelaskan pertentangannya.
Otomatis generate dokumen dan IDE rules
Minta AI untuk membuat dokumentasi atau konfigurasi IDE dari keputusan yang sudah ada.
Anda: "Buatkan Tech Spec untuk arsitektur backend."
AI: Otomatis mengambil semua keputusan domain ARCH, menyusun Tech Spec lengkap dengan constraints dan dependencies.
5. Kelola via Dashboard
Selain lewat AI assistant, Anda juga bisa mengelola keputusan dari dashboard web dengan fitur visual.
Decision List & Detail
Lihat semua keputusan, filter by domain, search, dan lihat detail lengkap termasuk constraints dan history.
Approval Queue
Review dan approve keputusan yang menunggu validasi Gate 3. Bisa approve atau reject dengan komentar.
Analytics & Projections
Timeline evolusi keputusan, knowledge graph, tech stack analysis, dan blast radius mapping.
Team & Settings
Kelola anggota tim, API keys, pilih template industri, dan konfigurasi organisasi.
Document Generator
Generate PRD, Tech Spec, ADR, Security Spec, dan 10 tipe dokumen lainnya langsung dari dashboard.
Violation Tracker
Lihat pelanggaran constraints yang terdeteksi, track resolusi, dan monitor compliance score.
Yang Bisa Dihasilkan
Dari keputusan yang tercatat, MANTRA bisa menghasilkan berbagai output:
14 Tipe Dokumen
9 Format IDE Rules
Export keputusan sebagai aturan untuk AI assistant di IDE lain:
Export & Backup
Semua keputusan bisa di-export kapan saja dalam format JSON, Markdown, ADR format, atau SQL dump. Data Anda selalu milik Anda.
Template Industri
MANTRA menyesuaikan terminologi dan contoh berdasarkan industri Anda. Pilih saat membuat organisasi.
Siap mencoba?
Setup 5 menit. AI assistant Anda langsung mengerti aturan tim Anda.