M
MANTRA

Why MANTRA exists

Keputusan arsitektur terlalu penting untuk dibiarkan tanpa struktur. MANTRA membawa constitutional law ke dunia software engineering.

The problem

Tim engineering membuat keputusan arsitektur setiap hari. Kebanyakan keputusan ini hilang di Slack threads, meeting notes, atau ingatan seseorang. Ketika engineer baru bergabung, mereka tidak tahu mengapa sistem dibangun dengan cara tertentu.

Architecture Decision Records (ADR) adalah langkah yang tepat, tapi kebanyakan implementasi ADR bersifat ad-hoc \u2014 format tidak konsisten, tidak ada validasi, tidak bisa di-search oleh AI, dan tidak ada enforcement.

MANTRA mengambil pendekatan radikal: keputusan arsitektur diperlakukan sebagai hukum konstitusional. Immutable, terstruktur, dan bisa di-enforce secara otomatis.

Four principles

Fondasi yang tidak bisa dikompromikan.

Human Authority

AI memiliki ZERO approval authority. Hanya manusia yang bisa membuat, menyetujui, dan meng-evolve keputusan arsitektur. AI membantu draft dan retrieval, bukan memutuskan.

Immutability

Keputusan yang sudah dibuat tidak bisa diubah atau dihapus. Evolusi hanya melalui supersedes — versi baru yang menggantikan versi lama, dengan full audit trail.

Ownership

Setiap keputusan memiliki created_by yang jelas. Tidak ada keputusan anonim. Akuntabilitas dimulai dari siapa yang membuat keputusan.

Standard Format

Semua keputusan mengikuti format yang sama: domain, aspect, scope, blast_radius, constraints, invariants. Konsistensi memungkinkan automation dan retrieval.

No vendor lock-in

Keputusan Anda adalah milik Anda. Export kapan saja dalam format standar (JSON, Markdown, ADR). Self-hosted option tersedia untuk Enterprise. Kami percaya governance yang baik tidak boleh terkunci di satu platform.

"Govern the decisions, not the tools."